Mengubah Spasi Menjadi Ruang Rasa.

  • 7 Tanaman Indor yang bisa jadi inspirasi

    Setelah sebelumnya mencoba untuk membuat posting akuarium lucu, kini dengan tanaman dan bunga kita berkreasi. Gaya Botanical simple menjadi primadona belakangan, dikarenakan perawatanya yang relatif mudah dan catchy di pandang.

  • Laci Unik, Do It Your Self

    Ada beberapa cara cerdas menggunakan barang-barang yang sudah tidak terpakai, laci lemari di rumah Anda misalnya, dari pada habis dimakan rayap atau tak termanfaatkan, lebih baik sediakan waktu diakhir pekan misalnya untuk memanfaatkan kembali nilainya.4 kg/rumah.

  • 7 Desain Lampu unik dan Fungsional

    kini lampu tidak hanya digunakan sebagai alat penerangan namun juga sebagai dekorasi ruangan. mulai dari yang berukuran besar berharga jutaan hingga yang berukuran kecil. berikut adalah beberapa desain lampu yang unik namun tetap fungsional.

  • 7 Tempat Paling Menarik Di Kebun Raya Bogor

    Setiap hari, kebun botani yang memiliki luas 87 hektar dengan koleksi sekitar 15 ribu tanaman ini tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Namun, luasnya Kebun Raya Bogor kadang membuat kita bingung untuk mengunjungi spot mana yang paling menarik .

  • Tentang SDE dan Gerilya Pemulihan Krisis

    Sebuah krisis berskala global yang sejarahnya bisa ditarik jauh ke masa revolusi industri, saat terjadi peningkatan kebutuhan akan bahan mentah. Di masa awal itu Karl Marx misalnya telah mengenali ada gap yang membesar antara dua jenis metabolisme. Pertama, metabolisme untuk kepentingan reproduksi yang instruksinya genetik.

Pangrango, Lembah Mandalawangi yang Istimewa.

Buat kamu yang menyukai naik gunung pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Lembah mandalawangi dan Gunung Pangrango, wisata alam yang satu ini tidak boleh dilewatkan, banyak tantangan dalam medan perjalanan yang bisa didapatkan sensasinya, romansa keindahan alam khas dari sang pencipta Allah SWT.
Gunung Gede Pangrango, Gunung Tertinggi Ke dua Di jawa barat.
Gunung ini merupakan gunung tertinggi nomor dua di provinsi Jawa Barat setelah Gunung Ceremai (3.084m dpl). Gunung Pangrango(3.019m dpl) terletak bersebelahan dengan Gunung Gede yang masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.

Gunung Pangrango sendiri terdapat pada tiga kabupaten yakni kab.cianjur, kab.bogor, dan kab.sukabumi, Jawa Barat. tidak sedikit waktu yang harus di tempuh untuk sampai ke Puncak, membutuhkan waktu selama 7 jam pendakian, selain hal itu kita harus menyiapkan fisik yang prima agar pendakian berjalan lancar. setelah Perjalanan panjang yang melelahkan selama 8 jam kita akan di suguhkan pemandangan yang menghanyutkan. Pesona dataran tinggi yang menawan akan menjadikan pemandangan yang tidak tidak akan dilupakan sepanjang hidup kita, kira-kira begitulah ungkapannya.

Di selimuti bintang-bintang alam di Mandalawangi
Gunung ini merupakan salah satu gunung di jawa yang lumayan ketat dalam pemberian ijin mendaki. secara umum ada 3 jalur resmi untuk menuju Puncak Pangrango yakni antara Cibodas, Salabinata, dan Gunung Putri. Saran jika kita ingin mendaki ke Gunung Pangrango alangkah baiknya jika kita mengambil jalur Cibodas, dikarenakan jarak tempuh ke puncak yang lebih singkat di bandingkan 2 jalur yang ada lainnya, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 8 -9 jam. 

Gunung ini dapat dikatakan sebagai salah satu gunung yang memiliki birokrasi perijinan paling rumit di tanah jawa, jika kita ingin melakukan pendakian, kita diharuskan mendaftar secara online untuk kemudian dilakukan validasi untuk mendapatkan simaksi(surat izin masuk hutan konservasi) secara on the spot. untuk hal perizinan ini dapat dilakukan di situs booking(dot)gedepangrango(dot)org.


Lembah Mandalawangi.
“Lembah Madalawangi” yang berada di puncak Gunung Pangrango terdapat lautan awan yang membentang menghiasi mata sejauh pandangan. sampainya di sini yang dapat kita rasakan hanyalah keindahanan, keindahan dan kenyamanan, tidak ada kebisingan dan jauh dari kehidupan kota yang terkesan monoton. kita akan benar- benar merasakan sensasi menyatu dengan alam di sini, terdapat hal yang paling menarik di sini, di Lembah Mandalawangi ini, kita dapat menemukan bunga yang sangat fenomenal yakni "bunga abadi", bunga yang tidak dapat kita temukan disembarang tempat ini, dapat kita temukan di puncak Pangrango, Lembah Mandalawangi. 

keidahan bunga abadi ini sangat mengesankan, berwarna putih bersih. berbeda dengan bunga abadi khas pegunungan tinggi eropa, edelweis di Indonesia adalah jenis Anaphalis Javanica, sedangkan eropa adalah Leontopodium Alpium.


Anaphalis Javanica dikenal populer sebagai Edelweiss Nusantara, tumbuhan Endemik di berbagai dataran tinggi di Indonesia,
tumbuhan ini dinyatakan Kritis eksistensinya, Bahkan Di Bromo, tumbuhan ini dinyatakan telah Punah.
Bunga-bunganya akan muncul di antara April dan Agustus.

Bersamaan dengan edelweis, pemandangan lain yang tidak kalah menakjubkanya adalah peristiwa alamiah tenggelam dan terbitnya matahari (Sun Rise), tidak mengherankan jika kita menikmati indahnya matahari yang bersinar diantara lautan awan-awan, pastinya keindahan ini tidak dapat dibayar dengan apapun dan bersiap-siaplah untuk menikmati keindahan alam karya sang pencipta yang denganya semoga kita dapat bersyukur dan terus beryukur. 


Sunset di pangrango, peristiwa alam yang dengan spot yang sangat indah.
Rute Dan Tips
Rute Gunung Gede Pangrango
Rute Gunung Gede
Peta Akses Gunung Gede Pangrango, Lembah Mandalawangi.
Rute menuju gunung gede pangrango sangat mudah dan tersedia dari berbagai arah, jika kita berangkat dari jakarta menggunakan kendaraan pribadi,  Dapat melalui Tol Jagorawi-Tol Ciawi-jurusan Puncak/Bandung- Puncak Pass -Pertigaan Paragajen-Cibodas- Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. ada restribusi (mobil dan kendaraan roda dua Rp.5000,- dan setiap penumpang Rp. 1000,-/orang).

Sebelum merencanakan keberangkatan ke Sini, setiap pendaki wajib mengurus Simaksi (Surat Izin masuk kawasan konservasi), Batas Waktu maksimal mendaki adalah 2 hari 1 malam, apabila berencana lebih dari 2 hari 1 malam, maka diwajibkan untuk melakukan pendaftaran Simaksi dengan biaya pengurusan 2x Harga normal, untuk pendakian di wajibkan bergroup dengan minimal personil 3 orang dan maksimal personil 10 orang dengan minimal ada 1 personil yang sudah pernah mendaki sebelumnya atau dapat menggunakan jasa pemanduan, proses pengambilan Simaksi dapat dilakukan pada hari senin-kamis pukul 08.00-15.30 Wib, jum'at-minggu 09.00-15.00 wib, tidak melayani pengambilan saat hari libur nasional.

Harga Tiket Masuk.

Domestik (hari kerja): 29.000 per orang 
Domestik (hari libur): 34.000 per orang 
Pelajar domestik (hari kerja): 17.500 per orang  (harus 10 orang per grup dengan identitas kartu pelajar/mahasiswa)
Pelajar domestik (hari libur): 19.000 per orang  (harus 10 orang per grup dengan identitas kartu pelajar/mahasiswa)
.
Wisatawan asing (hari kerja): 320.000 per orang 
Wisatawan asing (hari libur): 470.000 per orang 


“seperti gunung, seperti di pantai, manusia tidak bisa tidak berbicara untuk dirinya sendiri. Alam tidak memaksa manusia melakukan perkerjaan kita yang membosankan, atau membanjirimu dengan informasi-informasi yang kita tidak perlu tahu. Gunung-Gunung menyambut sebagai bagian dari semesta-semesta dan membuat kita tertegun mengenai jalan-jalan yang pernah atau belum pernah kita tempuh.”


akhir kata, 
semoga bermanfaat,
salam
Share:

Candi Borobudur Yang Melegenda

Candi Borobudur, Kebanggaan Indonesia, Warisan Dunia.
Borobudur Merupakan sebuah candi Buddha terletak di Borobudur, Kota Magelang, Jateng, Indonesia. Candi Yang Mirip bentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada abad ke 8 atau 800 Masehi di masa pemerintahan wangsa Syailendra. Candi ini adalah candi atau kuil Buddha yang juga salah satu monumen paling besar di dunia.

Borobudur Candi
Setelah Angkor Wat (Kamboja) Borobudur adalah Candi Budha Terbesar di dunia.
sekaligus menjadi situs warisan dunia yang terdaftar di UNESCO world Herritage site

Borobudur hingga kini digunakan masih di gunakan untuk ziarah keagamaan, tiap tahunya umat Buddha datang tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari mancanegara berkumpul di Bororbudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Selain untuk tempat ziarah keagamaan, Borobudur juga merupakan objek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Bangunan keagamaan purbakala yang disebut candi merupakan istilah yang lebih luas untuk merujuk kepada bangunan-bangunan purbakala yang berasal pada masa Hindu-Buddha di Nusantara, seperti gapura, gerbang dan petirtaan (kolam dan pancuran pemandian).

Belum ada data pasti mengenai asal mula Penamaan Borobudur, Referensi terdekat yang dapat dikaitkan dengan awal penamaan borobudur ini muncul dalam buku "Sejarah Pulau Jawa" karya Sir Thomas Raffles. Selain Referensi awal penamaan Borobudur ini, belum ada lagi kaitan penamaan-penamaan lainya yang sama persis, adapun yang mungkin masih bisa terkait adalah naskah kuno nagarakertagam Karya Mpu Prapanca abad ke 13.

The History of Java Merupakan sumber referensi penamaan untuk Borobudur yang terdekat selain naskah kuno Negara kretagama.
Candi yang dipercaya di bangun pada abad ke 8 ini memiliki bentuk menyerupai Stupa dan di rancang pada masa wangsa syailendra.

Candi Ini diapit oleh 2 pasang gunung kembar yakni dibarat laut gunung sumbing dan gunung sundoro, dan di sebelah timur laut gunung merbabu dan gunung merapi. selain 4 buah gunung tersebut yang mengapitnya candi borobudur juga terletak secara garis lurus dengan 2 candi lainya yang letaknya tidak jauh dari Borobudur.

Candi Borobudur terletak secara garis lurus dengan candi Pawon dan Candi mendut.
Dipercaya dahulu terdapat jalan setapak dengan lapisan batu yang menghubungkan ke 3 candi ini, namun fakta yang ada mengenai keterikatan yang ada antara ke 3 candi ini masih di ragukan. namun legenda-legenda yang ada dipercaya gugusan 3 candi 4 gunung dan sungai-sungai ini menjadi sebuah "taman pulau jawa dan dataran kedu" yang dikenal akan kesuburan dan keindahan alamnya.

Dataran Kedu, Merupakan sebuah dataran yang dianggap suci, candi ini di bangun diatas danau.
kebanyakan candi yang ada dibangun pada sebuah tanah yang datar, tidak demikian dengan candi Borobudur. candi ini di bangun diatas bukit dengan ketinggian 265 meter diatas permukaan laut. dan 15 meter diatas Danau Purba. Para peneliti mencatat bahwasanya pembangunan candi ini dilakukan diatas sebuah danau utuh, atau lebih tepatnya berada di tengah-tengah danau yang kini telah mengering, walau masih menjadi perdebatan, keberadaan danau purba ini menjadi perbincangan hangat.

Menurut peneliti dan Pakar Arsitektur Hindu Budha dari Belanda Wijnand Otto Jan Nieuwenkamp alias W.O.J.N. candi Borobudur ini merupakan pengistilahan sebagai bunga teratai yang mengapung diatas danau. karena menurut teorinya dahulu lokasi ini adalah sebuah danau purba dan teori ini masih di pakai hingga sekarang. Mengapa bunga teratai yang dipilih, menurut ikonografi (cabang sejarah seni yang mempelajari identifikasi, deskripsi dan interpretasi isi gambar) bunga teratai baik bunga teratai warna merah, biru, putih, dapat ditemukan dengan mudah dalam seluruh ikonografi kesenian budha.

Dipercaya sebagai inspirasi bentuk dari Borobudur yang memiliki karakteristik unik, bunga ini begitu mudah di temukan dalam ikon-ikon agama budha.
Penampang dan Rasio Candi borobudur. mulai dari kaki tubuh kepala, dengan perbandingan 4,6 dan 9.

Denah Borobudur memyerupai lambang alam semesta dalam kosmologi Buddha yakni Mandala
Kamadhatu (Merah) Bagian kaki Borobudur melambangkandunia yang masih dikuasai oleh kama atau "hawa nafsu". Bagian Ini dibuat dengan struktur batu andesit. 

Rupadhatu (Kuning Tua/Orange) Empat tingkat teras yang membentuk sebuah lorong yang mengelilingi candi, yang pada dinding-dindingnya dihiasi galeri relief oleh para ahli untuk kemudian dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Terdiri dari empat lorong dengan 1.300 gambar relief. Panjang relief 2,5 km dengan 1.212 panel berukir dekoratif. Makna Rupadhatu ialah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk (Alam Bawah dan Alam Atas)

Arupadhatu (Warna Kuning) sangat berbeda dengan lorong-lorong yang ada pada Rupadhatu yang memiliki banyak relief-relief, di sini mulai lantai lima hingga tujuh dinding-dindingya tidak berelief. makna dari ini dinamakan Arupadhatu  berarti tidak berupa/tidak berwujud. untuk Denah lantai membentuk lingkaran, tingkatan ini melambangkan alam atas yang mana manusia telah terbebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai ke nirwana.

Ketiadaan wujud sempurna dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi di puncak candi.
Puncak Tertinggi candi Borobudur.
whc.unesco.org
Stupa ini dibiarkan kosong yang dapat dimaknai dengan kebijaksanaan tertinggi, ketiadaan dan kesunyian di mana jiwa manusia sudah tidak terikat keinginan, hasrat nafsu dunia, dan tidak terikat bentuk, serta terbebas dari lingkaran samsara dan seperti terlahir kembali.

Bila berminat untuk berkunjung, berikut peta wisatanya.

Peta Wisata Kawasan Borobudur, Jarak Antara Satu Tempat dengan Tempat yang lain sangat berdekatan sehingga memudahkan kita yang ingin berganti-ganti tempat wisata di waktu yang bersamaan.

Bagi Anda Yang Ingin Ke Borobudur, Berikut Rute Singkatnya.

Untuk Udara dapat di lalui dengan Transit di Bandara Adi Sucipto(Jogja) atau Ahmad Yani (Semarang) untuk kemudian dilanjutkan dengan jalur darat menggunakan bus dan angkutan umum dari terminal giwangan. untuk kemudia naik bus jurusan candi Borobudur, setelah sampai terminal candi borobudur dapat dilanjut dengan dokar(Kuda) dan Becak, atau dengan berjalan kaki selama 10 menit sejauh 500m.

Untuk Kamu yang ingin menggunakan kendaraan pribadi dari jogja rutenya adalah jogja-magelang-sleman-tempel-salam-muntilan-mendut ditempuh paling lama 1,5 jam dengan jarak 45 km.

sedangkan dari arah semarang Rutenya adalah Semarang-ungaran-bawen-ambarawa-pringsurat- secang-terminal Magelang-kemudiandari magelang naik bus jurusan borobudur. jarak tempuh dari semarang ke jogja 90 km dapat ditempuh dalam waktu 3 jam dan dilanjut dari jogja magelang 30 menit.

5 Tips Ke Borobudur.

1. Bawa Barang Secukupnya, karena rutenya dari bawah sampai ke puncak borobudur jauh.
2. Cari suasana yang teduh seperti pagi hari atau sore hari, karena terik matahari pada waktu siang cukup panas.
3. Bawa  Minum yang cukup, pakai baju yang nyaman misalnya katun.
4. Datanglah pada bulan juni, juli, agustus, karena candi borobudur sendang manis-manisnya.
5. Bawa Handphone yang fully charge, dengan power bank tambahan dan memori eksternal yang cukup khusus foto-foto menikmati indahnya alam Borobudur.

yang terkahir, jaga kebersihan, dilarang memanjat stupa, jaga tutur kata ketika di Borobur, dan terakhir Berdoa supaya pengalaman ketika di Sana dapat menjadi inspirasi betapa Indahnya Indonesia dan kita dapat menjaganya.

" Keindahan indonesia adalah berkah, denganya kita wajib menjaganya, karena jika bukan kita, lantas siapa?" 


akhir kata semoga bermanfaat.

salam hangat.
Share:

7 Arsitek Muda Indonesia Yang Menggetarkan

Arsitek merupakan sebuah profesi di sektor kreatif yang selalu berperan penting dalam pembangunan bangsa Indonesia. Arsitek biasanya akan merancang sebuah bangunan berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang di milikinya dengan desain menarik agar enak dilihat dan nyaman digunakan. Saat ini di Indonesia mulai bermunculan arsitek-arsitek yang dapat dikatakan muda dan berbakat. Bahkan beberapa arsitek muda Indonesia telah berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Waktu adalah pengalaman Terbaik

Berikut adalah beberapa Tokoh arsitek Indonesia yang namanya selalu menjadi acuan arsitek dan calon arsitek(Mahasiswa Arsitektur) untuk mengupgrade kemampuan berfikir dan menganalisa berdasarkan arsitek idolanya.

7. Baskoro Tedjo
Tedjo Baskoro
Baskoro Tedjo
Baskoro Tedjo selalu mendesain sebuah bangunan berdasarkan karakter dari para pemakainya(client) untuk kemudian di sinergikan kedalam sebuah rekayasa konstruksi yang ideal. Menurutnya, karakter pemiliknya merupakan sebuah landasan yang tercermin didalam suatu desain dari awal perancangan. Pendekatan budaya-budaya dan kekuatan site project digabungkan hingga memperoleh desain yang dapat dikatakan ideal. Sebagai contoh salah satu karya desainnya yakni Selasar Sunaryo Art Space di Bandung, jawa barat, yang saat ini dibuka sebagai obyek wisata.

selasar sunaryo
Selasar Sunaryo, selain sebagai tempat dialog, tempat ini juga digunakan untuk wisata.
sunaryo selasar
Model cafe-cafe dengan konsep terbuka dan Rustic.

6. Yu Sing
Yu sing
Yu Sing salah satu arsitek favorit penulis,
  gaya arsitekturnya yang bisa dikatakan sangat identik dan berkarakter.

Yu Sing merupakan seorang arsitek muda yang lahir di Bandung, jawa barat,  pada tanggal 5 Juli 1976 dan dikenal dengan karya arsitekya unik. Yu Sing merupakan lulusan dari pendidikan aritektur di Institut Teknologi Bandung tahun 1999. kemudian Setelah lulus ia mendirikan studio arsitek baru yang dinamakan Genesis dan setelah berkembang, di tahun 2011 diubah menjadi Akanoma. Studio arsiteknya ini berkiprah dalam biro konsultasi/ konsultan aritektur dalam desain kontemporer yang ramah lingkungan. Keramahan terhadap lingkungan selalu menjadi landasan dalam merekayasa desain bangunanya. salah satu contoh karya arsitekturnya adalah Menara Phinisi UNM


UNM menara phinisi
Menara Phinisi UNM
mengadopsi falsafah hidup masyarakat Sulawesi Selatan (Sulapa Eppa / empat persegi)

5. Ahmad Djuara
arsitek ahmad djuara
Ahmad Djuara
Sang Arsitek ini telah banyak memenangkan penghargaan, antara lain IAI Award untuk Sugiharto Steel House yang didapatnya pada tahun 2002 dan Rumah Wisnu di 2008, yang keduanya dibangun di Jakarta. Sebelum mendirikan perusahaanya sendiri Ahmad Djuhara pernah bekerja menjadi salah satu Arsitek di PAI ( Pacific Adhika Internusa) pada tahun 1992 sampai 1998. Kemudian membuat perusahaan konsultan arsitektur di Djuhara + Djuhara bersama Bersama sang istri, yaitu arsitek Wendy Djuhara, yang juga menerima beberapa penghargaan dari IAI untuk karyanya Shining Stars TK dan Tanah Teduh House, yang keduanya berada di Provinsi Jakarta.

Steel House sugiharto
Sugiharto steel House,
salah satu karya dari ahmad djuara yang jika dilihat sepintas mirip karya arsitek Kengo Kuma dari jepang yang juga memanfaatkan lempeng stainless steel dan rangka baja untuk membuat rumahnya.

Karya Kengo Kuma arsitek jepang, yang juga memanfaatkan lempengan Stainless steel dan Rangka Baja.



4. Budi Pradono

Arsitek Budi Pradono
Budi Pradono Arsitek
Pria yang lahir pada tahun 1970 dan merupakan lulusan jurusan arsitektur Universitas Kristen Duta Wacana Jogjakarta ini, telah memenangkan banyak sekali penghargaan berkat konsep rancangannya yang selalu bertema kontemporer arsitektur hijau ramah lingkungan mirip-mirip konsep yang dimiliki yusing. salah satu contoh karya Budi pradono adalah Rumah Miring yang terletak di pondok Indah.

Budi Pradono rumah miring
Rumah Miring Budi pradono.



Budi Pradono Rumah Miring
Rumah Miring ini digunakan untuk menyentil para pesohor yang kurang peduli dengan lingkungan sekitarnya.

3. Imelda Akmal

Imelda akmal
Salah satu Srikandi arsitektur Indonesia yang paling berkiprah.



Arsitek selanjutnya adalah Imelda Akmal, satu wanita dari dominasi jajaran arsitek top yang ada di indonesia, namun kiprah terbesar Imelda Akmal adalah dalam bidang edukasi penulisan dan peliputan desain-desain arsitektural yang di masukan kedalam buku IAAW (Imelda akmal Writel). dalam tulisan-tulisanya Imelda Meliput banyak sekali Bangunan bangunan yang ada di indonesia baik dari Desain Hotel hingga Rumah, mulai dari dapur hingga ke garasi, semuanya di liput dengan gaya yang khas. tulisan Imelda akmal banyak terinspirasi dari Prof. Josef Prijotomo.


Imelda akmal writer
Cetakan - Cetakan Imelda akmal writer studio

2. Ridwan Kamil
Foto Ridwan Kamil
Ridwan Kamil
kang emil (Sapaan akrabnya)
Arsitek yang memiliki perusahaan sendiri yang dinamakan URBANE ini memiliki banyak sekali prestasi baik dalam bidang edukasi pendidikan arsitektur di indonesia maupun dalam kiprahnya dalam profesi arsitek. arsitek lulusan bandung ini memiliki jam terbang tinggi di bidang arsitektur, sebelum menekuni bidang arsitek Ridwan kamil meluluskan diri dalam jurusan arsitektur ITB bandung, kemudian melanjutkan pendidikan ke university California Berkeley, Amerika. setelah sukses di bidang arsitektur, Ridwan kamil mencoba di bidang politik dan berhasil menjadi walikota bandung pada tahun (2013-2018). 

Berkat kemampuanya Urbane banyak dianugerahi penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards tiga tahun berturut-turut pada tahun 2008, 2009 dan 2010, Kemudian BCI Green Award untuk karya fenomenalnya Rumah Botol Bekas.

Ridwan Kamil Rumah Botol
Rumah Botol merupakan kediaman Pribadinya yang idenya diambil ketika banyak botol minuman energi yang berceceran  bekas di gunakan para pekerja, kemudian munculah ide untuk memanfaatkanya.



1. Andra Matin

Arsitek andra Matin
Arsitek indonesia yang menggetarkan

kurang lengkap rasanya jika tidak memasukan Andra matin kedalam daftar Arsitek muda Indonesia yang menggetarkan. Laki-laki Berkacamata yang memiliki hobby traveling ini mendirikan Andra Matin Architects pada tahun 1988 dan banyak mengerjakan proyek-proyek yang beragam. karyanya yang diterima baik dan cukup menjadi perhatian adalah Galeri Dia.Lo.Gue di kawasan kemang, Kemudian Potato Head di jakarta dan bali. Sebelum mendirikian Perusahaanya sendiri andra Matin pernah bekerja di Graha Cipta Hadiprana Consultan.

Penghargaan IAI yang pernah di dapatnya

- IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) Award untuk Gedung kantor Le Bo Ye Graphic Design, 1999
- IAI Award untuk Gedung Dua8 di Kemang, Jakarta Selatan, 2002
- IAI Award, Conrad Chapel di Bali (bersama Antony Liu dan Ferry Ridwan), 2006
- IAI Award, Javaplant Tawangmangu, Jawa Tengah, 2006
- Wallpaper Architecture Directory juga menobatkan Andra Matin sebagai salah satu arsitek dari 101 arsitek paling berkiprah di tahun 2007

Galeri Dia Lo Gue
Galeri Dia.Lo.Gue.
Simpel, Catchy, "Bersih"
Galeri Dia Lo Gue
Interior Dia.Lo.Gue
Minimalis, Eksentrik, "Bersih"

“arsitektur tidak mempunyai tujuan pribadi, tetapi bertujuan mengabdi pada manusia, kemanusiaan, masyarakat Raya dan jika ada kepercayaan, mengabdi kepada tuhan“
Prof. Dr. Ir. Parmono Atmadi


Akhir Kata,

Semoga Bermanfaat.

Salam Hangat.
Share:

Kalijodo, Antara Lokalisasi Prostitusi dan RPTRA

 Sejarah

Awalanya nama Kalijodo berasal dari kata Kali dan Jodoh. Tempat ini di masa lalu adalah salah satu tempat perayaan budaya Tionghoa bernama peh cun, yaitu perayaan hari keseratus dalam kalender imlek. Salah satu tradisi dalam perayaan peh cun adalah pesta air. Pesta ini menarik perhatian kalangan muda dan dibiayai oleh orang-orang berada dari kalangan Tionghoa. Pesta air itu diikuti oleh muda-mudi laki-laki dan perempuan yang sama-sama menaiki perahu melintasi kali Angke. Setiap perahu diisi oleh tiga hingga empat perempuan dan laki-laki. Jika laki-laki senang dengan perempuan yang ada di perahu lainnya ia akan melempar kue yang bernama Tiong Cu Pia. Kue ini terbuat dari campuran terigu yang di dalamnya ada kacang hijau. Sebaliknya, jika perempuan menerima, ia akan melempar balik dengan kue serupa. Tradisi ini akhirnya terus berlanjut sebagai ajang mencari jodoh sehingga dari sinilah sebutan Kali Jodoh berasal. Tradisi ini berhenti di tahun sejak tahun 1958 setelah Wali Kota Jakarta Sudiro yang menjabat diera 1953-1960 melarang perayaan budaya Tionghoa.

Namun menurut versi lain, Kalijodo memang pada awalnya sudah merupakan wilayah prostitusi terselubung. Pada tahun 1600an, banyak pelarian dari Manchuria berlabuh di Batavia, lalu mencari istri sementara atau gundik karena tidak membawa istri dari negara asalnya. Tempat untuk mencari pengganti istrinya di daerah Kalijodo. Para calon gundik ini mayoritas didominasi oleh perempuan lokal, yang akan berusaha menarik pria etnis Tionghoa dengan menyanyi lagu-lagu klasik Tionghoa di atas perahu yang tertambat di pinggir kali. Pada masa tersebut, perempuan yang akan menjadi gundik disebut Cau Bau. Cau Bau, yang bermakna perempuan, dianggap memiliki derajat yang lebih tinggi dibandingkan pelacur. Kendati demikian, di lokasi tersebut masih berlangsung aktivitas seksual dengan transaksi uang. Aktivitas utamanya adalah menghibur dan mendapat penghasilan, mirip konsep Geisha di Jepang.
 
Kalijodo tidak hanya dikunjungi orang-orang etnis Tionghoa, namun juga laki-laki non Tionghoa. Akibatnya Kalijodo berubah menjadi tempat pelacuran sesungguhnya. Bahkan semakin ramai sejak Kramat Tunggak ditutup.

Prostitusi kalijodo
Gemerlap Lampu malam Kali Jodo, Sewaktu masih menjadi lokalisasi
Prostitusi kalijodo
Potret Lokalisasi Kalijodo Dahulu

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau juga dikenal dengan singkatan RPTRA adalah konsep ruang publik berupa ruang terbuka hijau atau taman yang dilengkapi dengan berbagai permainan menarik, pengawasan CCTV, dan ruangan-ruangan yang melayani kepentingan komuniti yang ada di sekitar RPTRA tersebut, seperti ruang perpustakaan, PKK Mart, ruang laktasi, dan lainnya. RPTRA juga dibangun tidak di posisi strategis, namun berada di tengah pemukiman warga, terutama lapisan bawah dan padat penduduk, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh warga di sekitar. 

RPTRA kalijodo yang berlokasi di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ini merupakan RPTRA ke-184 yang telah diresmikan, termasuk diantaranya adalah 123 RPTRA yang dibangun menggunakan APBD DKI. Taman itu dibangun menggunakan dana CSR PT. Sinarmas Land dengan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar.

RPTRA dengan luas lahan 5.489 meter persegi dan luas bangunan 1.468 meter persegi tersebut memiliki Pos Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Pos tersebut dikelola oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta, yang bekerja sama dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI serta Lembaga Swadaya Masyarakat

RPTRA Kalijodo juga memilki fasilitas mainan anak yang telah diasuransikan. Sehingga setiap anak yang mengalami cedera akibat menggunakan fasilitas permainan, dapat melapor ke pengelola RPTRA dan akan mendapat perawatan yang diperlukan.

Sedangkan RTH Kalijodo memiliki luas sekitar 10 ribu meter persegi. Fasilitas yang tersedia antara lain, skate park, arena bermain sepeda BMX, outdoor gym dan toilet untuk penyandang disabilitas.
(Tempo)

Penggusuran Kalijodo
Proses Pembongkaran lokalisasi kalijodo.


Kalijodo
Kalijodo Kini.  
Kalijodo
Pembangunan Kalijodo melibatkan pihak developer swasta.  


 Semoga keadaan semakin membaik dan kehidupan sosial kultural yang ada bergerak kearah yang semakin membahagiakan, untuk RPTRA kalijodo semoga tetap terjaga manfaatnya.

“Setiap orang punya ruang dan tempat tersendiri. Mereka yang pergi dan datang tak akan pernah bisa saling menggantikan”


Akhir Kata,

Semoga Bermanfaat.
Share:

7 Tempat Yang enak buat Baca pas dirumah.

Bersantai tidak selalu berarti pergi berlibur, terkadang cukup dengan membaca buku favorit di rumah. Di rumah pun tidak harus dengan mendesain sebuah perpustakaan. Setiap sudut dapat dijadikan reading nook yang nyaman. Ukurannya pun tak perlu besar yang disertai dengan rak-rak tinggi, sebuah sisi kecil di sudut ruang juga dapat diubah menjadi tempat favorit untuk membaca.

Original idea

Anda hanya harus mendesainnya senyaman mungkin. Sediakan kursi, alas duduk, bantal, atau meja bila diperlukan. Tambahkan pencahayaan dan berilah batas untuk menjaga privasi. Batas tersebut dapat berupa tirai atau rak yang berperan menjadi sekat. Selain privasi, kenyamanan dan ketenangan bisa pula didapatkan saat sedang membaca.

Sudah terbayang sudut yang mana yang akan diubah? Bila belum, sudut-sudut rumah di bawah ini beserta desainnya dapat dijadikan bahan untuk mencari inspirasi. Berikut ide untuk Anda!

Salah Satu Sisi Dinding
Menempel Di Dinding untuk menghemat tempat.
Daripada membiarkan sudut rumah kosong atau hanya diisi oleh benda yang tidak akan digunakan, lebih baik alihfungsikan bagian tersebut menjadi ruang baca. Desain secara sederhana dengan alas duduk dan cushion, lalu rak untuk buku di sampingnya. Dengan cara ini sudut rumah dapat tampil menarik sekaligus fungsional. Ruang pun dimanfaatkan dengan maksimal.

Area Bawah Tangga

Mudah Dan Catchy



Rustic dan Intim.

Area ini merupakan tempat menarik untuk berkreasi. Ada yang mendesainnya untuk storage, kamar mandi, dan tentu saja reading nook! Luas bawah tangga yang tidak seberapa tersebut dapat digunakan untuk meletakkan rak buku sederhana dengan tinggi mengikuti ukuran tangga, kemudian tambahkan dengan single chair atau desain sebuah tempat duduk seperti bench. Area tersebut pun berubah menjadi ruang favorit di rumah.

 Jendela.

Nice And Clean View


Jendela merupakan tempat yang menarik untuk bersantai sambil membaca buku. Dengan jendela yang berada di samping, view ke arah luar akan terasa sangat luas, cahaya untuk membaca pun bisa didapat secara alami. Tentunya, Anda tidak akan pernah merasa bosan untuk menghabiskan waktu di sana, Bukan?

Atap.

White Concept.
Meskipun belum banyak rumah di Indonesia yang memanfaatkan bagian atap (attic) untuk sebuah ruang, ide ini sebenarnya layak untuk dicoba. Kenapa tidak? Ruangan mungil ini bisa jadi tempat membaca yang nyaman karena letaknya di atas. Jendela yang ditambahkan untuk sirkulasi udara juga bisa menjadi penghias ruangan sekaligus memberi Anda pemandangan saat merasa bosan.

Lorong Rumah.

Lorong Rumah.
 
Lorong di rumah tidak hanya berguna untuk menghubungkan satu ruang dengan ruang lain, ruang baca pun bisa didesain di sana. Dengan begitu, Anda juga tidak perlu pusing menambahkan atau mengubah sebuah ruang untuk menjadi area membaca. Cukup sulap lorong kosong di rumah dengan ambalan, sofa, dan tata lampu, sebuah reading nook bisa tercipta.
Share:

Akankah Palangkaraya Menjadi Ibukota Indonesia Mendatang?

Wacana
Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Wacana merupakan sebuah kebutuhan mendasar dari sebuah rancangan, gagasan dan kumpulan-kumpulan ide. Sebuah Wacana akan sangat bernilai ketika mampu terealisasi dan memberikan banyak manfaat kepada banyak orang.

Wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kota Palangkaraya juga pernah diungkapkan Presiden pertama RI Soekarno. Saat meresmikan Palangkaraya sebagai ibu kota Provinsi Kalteng pada 1957, Soekarno ingin merancang menjadi ibu kota negara.

Dalam buku berjudul ‘Soekarno & Desain Rencana Ibu Kota RI di Palangkaraya’ karya Wijanarka dua kali Bung Karno mengunjungi Palangkaraya, Kalimantan Tengah — untuk melihat langsung potensi kota itu menjadi pusat pemerintahan. Palangka Raya merupakan kota dengan wilayah terluas di Indonesia atau setara 3,6 kali luas Jakarta 2.400 km².

Permasalahan

Apakah Orang Jakarta Mau Di pindah ke Palangkaraya? 

dan Apakah Orang palangkaraya asli akan mau menerima kedatangan Pendatang yang begitu beragam dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda? Jangan sampai keadaan seperti di jakarta berulang disana, terjadi "perebutan" etnis tertentu untuk menguasai tempat-tempat tertentu, ambil contoh pasar senen dengan mayoritas Ambon, dan atau Tanah Abang dengan mayoritas minang? tentu saja akan terjadi segmentasi-segmentasi 

"Gagasan bagus dalam keadaan normal, dalam keadaan ekonomi kita baik, pertumbuhan kita baik, pemerataan kita baik, dan kita cukup banyak uang untuk membangun," sindirnya Fadli zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3). (jawapos)

Memindahkan ibu kota memang perlu persiapan matang. Terutama diutamakan menyiapkan infrastrukturnya. Artinya lanjut dia, parameter dan kelengkapan sebagai ibu kota negara harus terpenuhi.

dilihat dari demografi memang sudah heterogen, terlihat dari banyak suku yang terdapat di sana, suku dayak, suku banjar, suku jawa, suku bali, suku batak. sedagkan dari penyebaran agama terdapat agama islam yang memang dominan 69,65%, kristen protestan 26,79%, katolik 1,37 %, hindu kaharingan 1,04 %,  buddha 0,11 %, dan lainya 1,04% 
.

Saran
ibukota adalah cerminan dari sebuah negara, tentunya jika yang melandasi pemindahan ibukota negara tercinta ini adalah untuk kemajuan sebuah negara, kita sebagai warga tentu bersyukur. namun jangan lupa pula untuk mengkritisi apabila ada kebijakan yang dirasa belum perlu di lakukan dan dilaksanakan. harus seimbang antara keinginan dengan kemampuan.

BUNDARAN HI BANJIR
Bundaran HI

Tidak dan belum cukup kuat apabila yang melandasi di pindahkanya sebuah ibu kota negara adalah karena lebih luas wilayahnya dan relatif lebih aman dari banjir dan bencana gempa bumi. karena hakekatnya negara-negara lainpun tidak sedikit pula yang memiliki permasalahan yang sama. semisal jepang dengan tokyo dan amerika dengan washingtonya. 

mungkin yang harus menjadi konsentrasi adalah pemisahan dua tempat yang berbeda antara zona ekonomi dan zona administrasi (Ibu Kota). karena memang Indonesia dengan wilayah yang luas tentu membutuhkan zona-zona tersebut.

Akhir Kata,

Semoga Bermanfaat

 

Share: