Mengubah Spasi Menjadi Ruang Rasa.

7 Masjid Terbaik di dataran Jawa.

(Part 1 Masjid Terbaik di dataran Jawa)

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia, dengan jumlah pulau 13.466 pulau ! tidak heran kalau indonesia direncanakan menjadi poros maritim dunia, akan tetapi itu saja tidak cukup karena dari 258 juta jiwa penduduk indonesia, 207 jutanya ber-KTP islam dengan jumlah jumlah sebanyak itu tentu Indonesia merupakan negara dengan umat Islam terbesar di dunia ! bahkan mengalahkan negara-negara di semenanjung arab.

pusat peribadahan di indonesia juga tidak kalah banyaknya untuk masjid sendiri yang notabenya rumah suci untuk umat islam, kita bisa meilihat hampir di seluruh pelosok dapat ditemukan dengan mudah, bahkan hingga saat artikel ini ditulis dari data direktorat jendral bimbingan  masyarakat pada tahun 2013 jumlah masjid di Indonesia sebanyak 731.096, jika per-tahunya naik 20% maka dapat dikatakan tahun 2016 jumlah masjid yang ada 1.169.753 merupakan angka yang cukup fantastis! 

namun demikian dari sekian banyak sekali yang menarik perhatian, kita akan lihat 7 masjid yang perlu dikaji yang beberapa diantaranya bahkan ada yang berumur lebih dari 8 abad. berikut adalah 7 masjid terbaik di Indonesia Khususnya di dataran Jawa.

1. Masjid Agung Demak.


Merupakan salah satu masjid tertua yang ada diIndonesia, masjid ini terletak dijalan Raden fatah, Demak, Jawa tengah. dipercaya bangunan ini merupakan bangunan yang dibangun oleh Walisongo, dengan tokoh yang sangat terkenal sunan Kali Jaga pada abad ke- 15, yang berarti umur masjid ini lebih dari 500 tahun !

2. Masjid Agung Purbalingga



Masjid yang memiliki daya tapung 2500 orang ini didirikan pada tahun 1853 atau 1269 H ini didirikan oleh salah satu ulama setempat yang bernama KH. Abdullah Ibrahim. 

masjid ini mengalami 5 kali renovasi pada tahun 1918, 1960, 1980-1985 dan pada terakhir pada tahun 2004-2005. masjid ini terletak di Purpalingga, jateng tepatnya di daerah alun-alun, jangan lupa mampir kalau pas main ke Purpalingga.

3. Masjid Raya Bandung (Dulu dikenal masjid Agung Bandung)


Masjid yang terletak sekitar alun-alun dibandung, Jawa Barat ini dibangun pertama kali pada tahun 1810, memiliki daya tampung 13000.

masjid yang direncanakan memiliki dua menara setinggi 99 meter ini, kini "hanya" setinggi 81 meter karena letaknya yang berelasi dengan adanya bandara internasional Husein sastranegara.

Perancang masjid ini adalah Ir. H. Keulman, Ir. H. Arie Atmadibrata, Ir. H. Achmand Noeman, dan Prof. Dr. Slamet Wirasonjaya, salah satu perancang masjid ini masuk jajaran arsitek terbaik di Indonesia

4. Masjid Cheng Ho


Muhammad Cheng Ho Surabaya, dari namanya kita bisa tahu kalau masjid ini terletak di Surabaya, sekitar 1 km dari alun-alun surabaya.

masjid yang bernuansa muslim tionghoa ini didominasi warna merah hijau kuning, pintu masuk di masjid ini menyerupai pagoda, terdapat juga relief patung singa dan naga dari lilin dengan Lafadz Allah di puncak pagoda.

selain di Surabaya dipalembang juga ada masjid serupa, dengan nama masjid Cheng Ho Palembang.

masjid ini dibangun atas dasar penghormatan kepada laksamana Cheng Ho yang beragama Islam. dalam perjalanan ke kawasan asia tenggara, Laksamana Cheng Ho tidak hanya berdagang namun juga menyiarkan agama Islam.

5. Masjid Agung Cirebon. (Masjid Agung Sang Cipta Rasa)


Bangunan masjid yang konon tertua di seluruh Cirebon, dibangun pada tahun 1480 atau semasa wali songo syiar Islam di tanah jawa. mengapa dinamakan masjid agung sang cipta rasa karena memiliki makna filosofis yang tinggi "sang" berarti keagungan, "cipta" berarti dibangun, dan "rasa" berarti digunakan. "masjid yang dibangun dan digunakan atas dasar keagungan"

6. Masjid Sunan Giri


Salah satu alasan pendirian masjid yang ada di gresik ini adalah penyebaran syiar islam yang dilakukan oleh salah seorang dai yang bergelar sunan Giri.

ia mendapatkan julukan tersebut karena meletakan masjid bersama dengan pesantrenya ini dibangun berdekatan dengan perbukitan yang cukup tinggi yang dalam bahasa jawa disebut giri.

masjid yang didirikan oleh sunan giri pada tahun 1544 ini harus ditempuh berjalan kaki sejauh 1,5 Km namun bagi anda yang tidak sanggup, ada delman sebagai sarana transportasinya dengan tarif sekitar 500rb/orang.

7. Masjid Kauman Semarang



Masjid yang dibangun pada tahun 1749 ini merupakan masjid agung semarang namun masyarakat sering menyebutnya masjid kauman semarang. secara keseluruhan masjid ini mencerminkan arsitektur jawa dengan atap yang bersusun 3 seperti limas yang memilifi filosofi Iman, Islam, Ihsan.

pada saat ramadhan tiba setelah dzuhur hingga menjelang ashar masjid ini selalu ramai karena panitia menyediakan pengajian yang dipimpin seorang Al-hafidz(hafal seluruh isi Al-quran)

bentuk yang disokong oleh 36 pilar ini menyerupai bangunan majapahit, atap limas yang terdapat disini berhias mustika dan daun pintu yang terdapat disini dihias oleh oranamen daun waru. tajug (atap berbentuk limas/piramid) ditopang oleh kayu jati, corak yang mirip dengan masjid agung yang ada di demak.


dari semua yang ada dapat ditarik kesimpulan bahwa pembangunan masjid yang ada merupakan sarana sebagai upaya syiar agama islam, dan model arsitekturnya masih menggunakan atap tradisional limas atau seperti pagoda, belum menggunakan kubah seperti kebanyakan masjid sekarang. masjid-masjid diatas tidak hanya sebagai tempat ibadah saja namun juga sebagai saksi sejarah perkembangan islam dan juga kemajuan kebudayaan di Indonesia khususnya pada masa-masa perjuangan bahkan sebelum Ir. soekarno melakukan proklamasi.







Share: