Mengubah Spasi Menjadi Ruang Rasa.

7 Tempat Di Pemalang Yang Mungkin Belum Di Datangi dan Tidak Boleh Di Lewatkan.

ketika kita mengatakan sebuah kota yang beranjak menapakan pengaruhnya di timur pantura, maka yang sering terdengar adalah kota pekalongan, tegal, brebes, indramayu bahkan hingga batang, namun ternyata ada sebuah kota sederhana yang sangat asri dan indah, sebuah maha karya Allah, tuhan YME yang sangat potensial untuk menjadi sebuah kota modern dengan tetap menjunjung nilai-nilai ke-Ihklasnya, Seperti slogan kotanya, " #Pemalang Ikhlas", ya kota #Pemalang

Kota Ini menyimpan banyak cerita buat penulis sendiri, berupa-rupa warna seperti Permen Nano-nano, karena di kota ini penulis sempat menghabiskan waktu untuk mengenyam pendidikan hingga sekolah menengah atas di #SMANBA, sebuah pengalaman yang tentu saja tidak pernah mungkin akan terulang. keramahan kotanya, tidak ada yang namanya macet-macet-sambil marah-marah di jalan, kesopanan warganya sangat khas, medok nada bicaranya dan lain sebagainya,  masih sangat terasa, sebuah kenikmatan kehidupan yang rasa-rasanya sangat sulit di temui di kultur masyarakat perkotaan, yang cenderung individualistik. 

selain kultur masyarakatnya yang baik, di kota ini ada makanan-makanan khas yang sangat menarik untuk di coba, ada Soto Grombyang, Bakso Pa Min, Hingga Kamir Pemalang, sedangkan buah-buahan yang terkenal yaitu nanas madu, dan terus terang sampai saat ini saya sendiri belum pernah mencicipi kenikmatan nanas madu tersebut, walaupun saya sendiri sering melihat orang berjualan nanas Madu Khas Pemalang di daerah jalan Raya Bogor ketika pulang kerja. semoga segera bisa merasakan kenikmatan nanas Madu khas pemalang langsung ketika mudik nanti, terus terang saya menulis ini karena rasa rindu yang cukup besar untuk kemudian melihat perkembangan kota asri dan indah ini yang sudah di tinggalkan selama lebih kurang 5 tahun, ya saya sendiri sudah tidak pulang selama 5 tahun karena memang keluarga saya seluruhnya di jakarta untuk bekerja, namun demikian rencana hidup ibuku di jawa sana jadi rumah yang ada di sana tidak di jual, karena bagaimanapun ibuku ingin menetap dan merasa lebih cocok dengan kultur yang ada di sana.

baiklah, selain makanan-makanan khasnya, keramahan kota dan warganya, serta letaknya yang strategis karena berada pada rencana pemerintah dengan membuat tol #TransJawa, di kota yang asri ini pula terdapat banyak lokasi-lokasi yang masih terjaga keasrianya, berikut adalah beberapa lokasi yang wajib di kunjungi dan harus terus di tumbuh dan kembangkan.

7. Kedung Bening, Pemalang, Tempat Yang Enak Buat remdem-rendeman.

Kedung Bening, Pemalang.
Image
Kedung Bening, atau telaga kecil ini terbentuk karena adanya proses erosi bebatuan oleh sungai dan air hujan yang kemudian membentuk sebuah cekungan. Di waktu kemarau tiba, cekungan ini membentuk telaga yang berubah warna menjadi hijau bening karena pengaruh reaksi mineral di dalamnya. Namun, kalau musim penghujan tiba—seperti sekarang ini—volume air cenderung naik dan warna telaga berubah menjadi keruh/ kecoklatan.

Lokasi kedung ini cukup tersembunyi, terletak di perbatasan desa Bodas dan desa Majalangu, kecamatan Watukumpul, atau sekitar 41 km dari kota Pemalang ke arah selatan. Tempat ini masih belum populer di kalangan masyarakat Pemalang, sehingga masih sepi oleh pengunjung. Istimewanya adalah, kamu tak perlu membayar lebih untuk masuk ke lokasi, karena memang tampatnya belum dikelola oleh pihak manapun.

6. Kedung Bunder, Surga Tersembunyi di Pemalang.


Kedung Bunder.
Image
Foto di atas merupakan surga kecil yang tersembunyi di Selatan kota Pemalang. Tepatnya di kecamatan Watukumpul, Pemalang. Untuk mencapai lokasi Kedung Bunder ini memang dibutuhkan kerja yang ekstra. Dari arah kota Pemalang, kamu perlu berjalan ke selatan. Sampai di desa Semingkir, kecamatan Randudongkal, ambillah jalan ke kiri ke arah kecamatan Watukumpul. Lokasinya tak jauh dari Kedung Bening.

Perlu kamu ketahui. Di tempat ini tidak disediakan lahan untuk parkir. Untuk memasuki lokasi pun tidak perlu membayar karena belum ada yang mengelola area ini. Setelah memarkirkan kendaraanmu di lahan kosong, kemudian kamu akan diajak menjelajah dengan tracking jalan melewati ladang dan kebun warga, kedalaman kedung ini mencapai 4,5 meter. Jadi kamu harus berhati-hati.

 5. Curug Sibedil, Keasrianya sangat Natural.

Curug Sibedil, Pemalang
Desa Sima yang wilayahnya berada di lembah gunung Slamet menyimpan beragam panorama alam khas pegunungan yang menakjubkan. Salah satunya adalah curug Sibedil. Yap, Sibedil adalah sebuah Curug/air terjun alami dengan ketinggian ±10 meter yang terletak di dusun Karangbulu, desa Sima, kecamatan Moga, Pemalang. Dinamai Sibedil karena tidak jauh dari curug ini terdapat sebuah batu yang bentuknya mirip moncong senapan atau lebih tepatnya moncong meriam yang oleh warga sekitar disebut bedil. Kata bedil lambat laun menjadi akrab di telinga dengan pengucapan Sibedil. Untuk masuk ke lokasi, kamu diwajibkan membayar seharga 5000 rupiah/orang.

Selain keasrian alamnya yang tidak perlu diragukan lagi, ternyata jumlah air terjun yang ada di tempat ini tidak cuma satu, tapi banyak dan berjejer di samping air terjun terbesarnya. Curug ini menyajikan suasana damai sehingga sangat cocok untuk melepas kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Apalagi bagi kamu yang suka fotografi menyajikan pemandangan yang memukau.

4. Hutan Manggrove, Pemalang, menjaga Kelestarian Lingkungan

Hutan Manggrove Pemalang
@add_jie
Ini dia hutan Mangrove yang tersembunyi di desa Mojo, kecamatan Ulujami, kabupaten Pemalang. Kamu bisa mengunjungi tempat ini dengan menggunakan perahu yang bisa kamu sewa baik itu sekali jalan maupun dalam bentuk sewa penuh. Untuk sewa sekali jalan, kamu cukup membayarnya dengan harga 10 ribu rupiah saja. Luas kawasan hutan mangrove di kababupaten Pemalang ini sekitar 2.350 hektar. Cukup luas untuk membangun sebuah mall, ya? Hehehe. Terdiri atas hamparan bakau seluas 410 hektar, dan pertambakan sekitar 1.940 hektar.

3. Pesona Alam Curug Dhuwur yang Buat Mata Adem.

Curug Dhuwur.
Curug Duwur belum terlalu ramai didatangi wisatawan, karena memang tempat ini hanya populer di kalangan warga sekitar. Maka dari itu, bagi kamu yang ingin berkunjung ke tempat ini, kami sarankan agar kamu datang pas di hari libur, karena selain di hari libur, curug ini begitu sepi dan menyeramkan.

Lokasinya terletak di dusun Karang Pucung, desa Wanarata, kecamatan Bantarbolang, kabupaten Pemalang. Sesampainya di lokasi, kamu akan menjumpai pemandangan indah berupa lahan persawahan milik warga dan bukit-bukit dengan hutan pinusnya. Udara yang sejuk dan segar juga akan menemani perjalananmu menuju Curug Dhuwur ini. Dan bagi kamu yang belum mengetahui daerah kabupaten Pemalang, kamu bisa menjadikan Alun-alun Kabupaten Pemalang sebagai patokan awal, setelah itu kamu bisa mengambil jalur yang menuju arah Randudongkal ataupun Moga dengan tujuan desa Wanarata. Setelah sampai di tempat tersebut, kamu bisa tanyakan lokasi Curug Dhuwur pada warga setempat.

2. Air Kedung Mbulet, Dinginya Menyegarkan.

Air Kedung Mbulet
Images
Objek wisata ini hampir tak tersentuh pembangunan pemerintah. Segala fasilitas yang ada merupakan hasil swadaya masyarakat sekitar. Curug Mbulet mempunyai pesona wisata yang memikat. Suasana alamnya yang masih asri sangat cocok buat kamu yang ingin refreshing atau sekadar menangkan diri di tempat ini. Kedung Mbulet yang terletak di dusun Sigenting, Walangsanga, Pemalang, merupakan objek wisata alam yang lagi ngehits di kota Pemalang. Untuk biaya masuknya pun masih gratis, dan kamu bisa memarkirkan kendaraanmu di lahan milik warga sekitar dengan membayar harga sebesar 3 ribu rupiah per-motor dan 6000 rupiah per-mobil.

1. Cicipi Sensasi Rafting di Sungai Comal, Pemalang.

Rifting Comal
Images
Kamu suka tantangan dan pengin menguji adrenalinmu? Yuk, kunjungi lokasi rafting yang beralamat di  jalan raya Randudongkal-Moga, km 5. No. 99, desa Kecepit, Randudongkal, Pemalang.

Usut punya usut, ternyata tempat rafting ini baru dibuka untuk umum sekitar satu tahun yang lalu, dan sudah bisa menyedot banyak traveler dari berbagai daerah, bahkan Jakarta. Olahraga Rafting ini jadi salah satu daya tarik wisata di Pemalang, yang disponsori oleh Kementerian Pariwisata. Untuk merasakan sensasi rafting ini, kamu akan dikenai biaya sebesar Rp 165,000,00.

akhir Kata, Semoga semua destinasi wisata tertulis diatas, dapat menjadi tambahan pendapatan bagi kota pemalang, dan menjadikan kota pemalang menjadi kota yang tidak hanya ramah, arsi indah, dan menyenangkan tetapi juga dapat menjadi rujukan destinasi wisata di jawa tengah.

semoga bemanfaat,


salam hangat,
Share: