Mengubah Spasi Menjadi Ruang Rasa.

Candi Borobudur Yang Melegenda

Candi Borobudur, Kebanggaan Indonesia, Warisan Dunia.
Borobudur Merupakan sebuah candi Buddha terletak di Borobudur, Kota Magelang, Jateng, Indonesia. Candi Yang Mirip bentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana pada abad ke 8 atau 800 Masehi di masa pemerintahan wangsa Syailendra. Candi ini adalah candi atau kuil Buddha yang juga salah satu monumen paling besar di dunia.

Borobudur Candi
Setelah Angkor Wat (Kamboja) Borobudur adalah Candi Budha Terbesar di dunia.
sekaligus menjadi situs warisan dunia yang terdaftar di UNESCO world Herritage site

Borobudur hingga kini digunakan masih di gunakan untuk ziarah keagamaan, tiap tahunya umat Buddha datang tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari mancanegara berkumpul di Bororbudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Selain untuk tempat ziarah keagamaan, Borobudur juga merupakan objek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Bangunan keagamaan purbakala yang disebut candi merupakan istilah yang lebih luas untuk merujuk kepada bangunan-bangunan purbakala yang berasal pada masa Hindu-Buddha di Nusantara, seperti gapura, gerbang dan petirtaan (kolam dan pancuran pemandian).

Belum ada data pasti mengenai asal mula Penamaan Borobudur, Referensi terdekat yang dapat dikaitkan dengan awal penamaan borobudur ini muncul dalam buku "Sejarah Pulau Jawa" karya Sir Thomas Raffles. Selain Referensi awal penamaan Borobudur ini, belum ada lagi kaitan penamaan-penamaan lainya yang sama persis, adapun yang mungkin masih bisa terkait adalah naskah kuno nagarakertagam Karya Mpu Prapanca abad ke 13.

The History of Java Merupakan sumber referensi penamaan untuk Borobudur yang terdekat selain naskah kuno Negara kretagama.
Candi yang dipercaya di bangun pada abad ke 8 ini memiliki bentuk menyerupai Stupa dan di rancang pada masa wangsa syailendra.

Candi Ini diapit oleh 2 pasang gunung kembar yakni dibarat laut gunung sumbing dan gunung sundoro, dan di sebelah timur laut gunung merbabu dan gunung merapi. selain 4 buah gunung tersebut yang mengapitnya candi borobudur juga terletak secara garis lurus dengan 2 candi lainya yang letaknya tidak jauh dari Borobudur.

Candi Borobudur terletak secara garis lurus dengan candi Pawon dan Candi mendut.
Dipercaya dahulu terdapat jalan setapak dengan lapisan batu yang menghubungkan ke 3 candi ini, namun fakta yang ada mengenai keterikatan yang ada antara ke 3 candi ini masih di ragukan. namun legenda-legenda yang ada dipercaya gugusan 3 candi 4 gunung dan sungai-sungai ini menjadi sebuah "taman pulau jawa dan dataran kedu" yang dikenal akan kesuburan dan keindahan alamnya.

Dataran Kedu, Merupakan sebuah dataran yang dianggap suci, candi ini di bangun diatas danau.
kebanyakan candi yang ada dibangun pada sebuah tanah yang datar, tidak demikian dengan candi Borobudur. candi ini di bangun diatas bukit dengan ketinggian 265 meter diatas permukaan laut. dan 15 meter diatas Danau Purba. Para peneliti mencatat bahwasanya pembangunan candi ini dilakukan diatas sebuah danau utuh, atau lebih tepatnya berada di tengah-tengah danau yang kini telah mengering, walau masih menjadi perdebatan, keberadaan danau purba ini menjadi perbincangan hangat.

Menurut peneliti dan Pakar Arsitektur Hindu Budha dari Belanda Wijnand Otto Jan Nieuwenkamp alias W.O.J.N. candi Borobudur ini merupakan pengistilahan sebagai bunga teratai yang mengapung diatas danau. karena menurut teorinya dahulu lokasi ini adalah sebuah danau purba dan teori ini masih di pakai hingga sekarang. Mengapa bunga teratai yang dipilih, menurut ikonografi (cabang sejarah seni yang mempelajari identifikasi, deskripsi dan interpretasi isi gambar) bunga teratai baik bunga teratai warna merah, biru, putih, dapat ditemukan dengan mudah dalam seluruh ikonografi kesenian budha.

Dipercaya sebagai inspirasi bentuk dari Borobudur yang memiliki karakteristik unik, bunga ini begitu mudah di temukan dalam ikon-ikon agama budha.
Penampang dan Rasio Candi borobudur. mulai dari kaki tubuh kepala, dengan perbandingan 4,6 dan 9.

Denah Borobudur memyerupai lambang alam semesta dalam kosmologi Buddha yakni Mandala
Kamadhatu (Merah) Bagian kaki Borobudur melambangkandunia yang masih dikuasai oleh kama atau "hawa nafsu". Bagian Ini dibuat dengan struktur batu andesit. 

Rupadhatu (Kuning Tua/Orange) Empat tingkat teras yang membentuk sebuah lorong yang mengelilingi candi, yang pada dinding-dindingnya dihiasi galeri relief oleh para ahli untuk kemudian dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Terdiri dari empat lorong dengan 1.300 gambar relief. Panjang relief 2,5 km dengan 1.212 panel berukir dekoratif. Makna Rupadhatu ialah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk (Alam Bawah dan Alam Atas)

Arupadhatu (Warna Kuning) sangat berbeda dengan lorong-lorong yang ada pada Rupadhatu yang memiliki banyak relief-relief, di sini mulai lantai lima hingga tujuh dinding-dindingya tidak berelief. makna dari ini dinamakan Arupadhatu  berarti tidak berupa/tidak berwujud. untuk Denah lantai membentuk lingkaran, tingkatan ini melambangkan alam atas yang mana manusia telah terbebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai ke nirwana.

Ketiadaan wujud sempurna dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi di puncak candi.
Puncak Tertinggi candi Borobudur.
whc.unesco.org
Stupa ini dibiarkan kosong yang dapat dimaknai dengan kebijaksanaan tertinggi, ketiadaan dan kesunyian di mana jiwa manusia sudah tidak terikat keinginan, hasrat nafsu dunia, dan tidak terikat bentuk, serta terbebas dari lingkaran samsara dan seperti terlahir kembali.

Bila berminat untuk berkunjung, berikut peta wisatanya.

Peta Wisata Kawasan Borobudur, Jarak Antara Satu Tempat dengan Tempat yang lain sangat berdekatan sehingga memudahkan kita yang ingin berganti-ganti tempat wisata di waktu yang bersamaan.

Bagi Anda Yang Ingin Ke Borobudur, Berikut Rute Singkatnya.

Untuk Udara dapat di lalui dengan Transit di Bandara Adi Sucipto(Jogja) atau Ahmad Yani (Semarang) untuk kemudian dilanjutkan dengan jalur darat menggunakan bus dan angkutan umum dari terminal giwangan. untuk kemudia naik bus jurusan candi Borobudur, setelah sampai terminal candi borobudur dapat dilanjut dengan dokar(Kuda) dan Becak, atau dengan berjalan kaki selama 10 menit sejauh 500m.

Untuk Kamu yang ingin menggunakan kendaraan pribadi dari jogja rutenya adalah jogja-magelang-sleman-tempel-salam-muntilan-mendut ditempuh paling lama 1,5 jam dengan jarak 45 km.

sedangkan dari arah semarang Rutenya adalah Semarang-ungaran-bawen-ambarawa-pringsurat- secang-terminal Magelang-kemudiandari magelang naik bus jurusan borobudur. jarak tempuh dari semarang ke jogja 90 km dapat ditempuh dalam waktu 3 jam dan dilanjut dari jogja magelang 30 menit.

5 Tips Ke Borobudur.

1. Bawa Barang Secukupnya, karena rutenya dari bawah sampai ke puncak borobudur jauh.
2. Cari suasana yang teduh seperti pagi hari atau sore hari, karena terik matahari pada waktu siang cukup panas.
3. Bawa  Minum yang cukup, pakai baju yang nyaman misalnya katun.
4. Datanglah pada bulan juni, juli, agustus, karena candi borobudur sendang manis-manisnya.
5. Bawa Handphone yang fully charge, dengan power bank tambahan dan memori eksternal yang cukup khusus foto-foto menikmati indahnya alam Borobudur.

yang terkahir, jaga kebersihan, dilarang memanjat stupa, jaga tutur kata ketika di Borobur, dan terakhir Berdoa supaya pengalaman ketika di Sana dapat menjadi inspirasi betapa Indahnya Indonesia dan kita dapat menjaganya.

" Keindahan indonesia adalah berkah, denganya kita wajib menjaganya, karena jika bukan kita, lantas siapa?" 


akhir kata semoga bermanfaat.

salam hangat.
Share: