Mengubah Spasi Menjadi Ruang Rasa.

Pangrango, Lembah Mandalawangi yang Istimewa.

Buat kamu yang menyukai naik gunung pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Lembah mandalawangi dan Gunung Pangrango, wisata alam yang satu ini tidak boleh dilewatkan, banyak tantangan dalam medan perjalanan yang bisa didapatkan sensasinya, romansa keindahan alam khas dari sang pencipta Allah SWT.
Gunung Gede Pangrango, Gunung Tertinggi Ke dua Di jawa barat.
Gunung ini merupakan gunung tertinggi nomor dua di provinsi Jawa Barat setelah Gunung Ceremai (3.084m dpl). Gunung Pangrango(3.019m dpl) terletak bersebelahan dengan Gunung Gede yang masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.

Gunung Pangrango sendiri terdapat pada tiga kabupaten yakni kab.cianjur, kab.bogor, dan kab.sukabumi, Jawa Barat. tidak sedikit waktu yang harus di tempuh untuk sampai ke Puncak, membutuhkan waktu selama 7 jam pendakian, selain hal itu kita harus menyiapkan fisik yang prima agar pendakian berjalan lancar. setelah Perjalanan panjang yang melelahkan selama 8 jam kita akan di suguhkan pemandangan yang menghanyutkan. Pesona dataran tinggi yang menawan akan menjadikan pemandangan yang tidak tidak akan dilupakan sepanjang hidup kita, kira-kira begitulah ungkapannya.

Di selimuti bintang-bintang alam di Mandalawangi
Gunung ini merupakan salah satu gunung di jawa yang lumayan ketat dalam pemberian ijin mendaki. secara umum ada 3 jalur resmi untuk menuju Puncak Pangrango yakni antara Cibodas, Salabinata, dan Gunung Putri. Saran jika kita ingin mendaki ke Gunung Pangrango alangkah baiknya jika kita mengambil jalur Cibodas, dikarenakan jarak tempuh ke puncak yang lebih singkat di bandingkan 2 jalur yang ada lainnya, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 8 -9 jam. 

Gunung ini dapat dikatakan sebagai salah satu gunung yang memiliki birokrasi perijinan paling rumit di tanah jawa, jika kita ingin melakukan pendakian, kita diharuskan mendaftar secara online untuk kemudian dilakukan validasi untuk mendapatkan simaksi(surat izin masuk hutan konservasi) secara on the spot. untuk hal perizinan ini dapat dilakukan di situs booking(dot)gedepangrango(dot)org.


Lembah Mandalawangi.
“Lembah Madalawangi” yang berada di puncak Gunung Pangrango terdapat lautan awan yang membentang menghiasi mata sejauh pandangan. sampainya di sini yang dapat kita rasakan hanyalah keindahanan, keindahan dan kenyamanan, tidak ada kebisingan dan jauh dari kehidupan kota yang terkesan monoton. kita akan benar- benar merasakan sensasi menyatu dengan alam di sini, terdapat hal yang paling menarik di sini, di Lembah Mandalawangi ini, kita dapat menemukan bunga yang sangat fenomenal yakni "bunga abadi", bunga yang tidak dapat kita temukan disembarang tempat ini, dapat kita temukan di puncak Pangrango, Lembah Mandalawangi. 

keidahan bunga abadi ini sangat mengesankan, berwarna putih bersih. berbeda dengan bunga abadi khas pegunungan tinggi eropa, edelweis di Indonesia adalah jenis Anaphalis Javanica, sedangkan eropa adalah Leontopodium Alpium.


Anaphalis Javanica dikenal populer sebagai Edelweiss Nusantara, tumbuhan Endemik di berbagai dataran tinggi di Indonesia,
tumbuhan ini dinyatakan Kritis eksistensinya, Bahkan Di Bromo, tumbuhan ini dinyatakan telah Punah.
Bunga-bunganya akan muncul di antara April dan Agustus.

Bersamaan dengan edelweis, pemandangan lain yang tidak kalah menakjubkanya adalah peristiwa alamiah tenggelam dan terbitnya matahari (Sun Rise), tidak mengherankan jika kita menikmati indahnya matahari yang bersinar diantara lautan awan-awan, pastinya keindahan ini tidak dapat dibayar dengan apapun dan bersiap-siaplah untuk menikmati keindahan alam karya sang pencipta yang denganya semoga kita dapat bersyukur dan terus beryukur. 


Sunset di pangrango, peristiwa alam yang dengan spot yang sangat indah.
Rute Dan Tips
Rute Gunung Gede Pangrango
Rute Gunung Gede
Peta Akses Gunung Gede Pangrango, Lembah Mandalawangi.
Rute menuju gunung gede pangrango sangat mudah dan tersedia dari berbagai arah, jika kita berangkat dari jakarta menggunakan kendaraan pribadi,  Dapat melalui Tol Jagorawi-Tol Ciawi-jurusan Puncak/Bandung- Puncak Pass -Pertigaan Paragajen-Cibodas- Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. ada restribusi (mobil dan kendaraan roda dua Rp.5000,- dan setiap penumpang Rp. 1000,-/orang).

Sebelum merencanakan keberangkatan ke Sini, setiap pendaki wajib mengurus Simaksi (Surat Izin masuk kawasan konservasi), Batas Waktu maksimal mendaki adalah 2 hari 1 malam, apabila berencana lebih dari 2 hari 1 malam, maka diwajibkan untuk melakukan pendaftaran Simaksi dengan biaya pengurusan 2x Harga normal, untuk pendakian di wajibkan bergroup dengan minimal personil 3 orang dan maksimal personil 10 orang dengan minimal ada 1 personil yang sudah pernah mendaki sebelumnya atau dapat menggunakan jasa pemanduan, proses pengambilan Simaksi dapat dilakukan pada hari senin-kamis pukul 08.00-15.30 Wib, jum'at-minggu 09.00-15.00 wib, tidak melayani pengambilan saat hari libur nasional.

Harga Tiket Masuk.

Domestik (hari kerja): 29.000 per orang 
Domestik (hari libur): 34.000 per orang 
Pelajar domestik (hari kerja): 17.500 per orang  (harus 10 orang per grup dengan identitas kartu pelajar/mahasiswa)
Pelajar domestik (hari libur): 19.000 per orang  (harus 10 orang per grup dengan identitas kartu pelajar/mahasiswa)
.
Wisatawan asing (hari kerja): 320.000 per orang 
Wisatawan asing (hari libur): 470.000 per orang 


“seperti gunung, seperti di pantai, manusia tidak bisa tidak berbicara untuk dirinya sendiri. Alam tidak memaksa manusia melakukan perkerjaan kita yang membosankan, atau membanjirimu dengan informasi-informasi yang kita tidak perlu tahu. Gunung-Gunung menyambut sebagai bagian dari semesta-semesta dan membuat kita tertegun mengenai jalan-jalan yang pernah atau belum pernah kita tempuh.”


akhir kata, 
semoga bermanfaat,
salam
Share: