Mengubah Spasi Menjadi Ruang Rasa.

Arsitek yang Berpolitik Part 1

Pekerjaan arsitek biasanya memiliki ketrampilan pada bidang konseptor, membuat konsep dengan sangat baik, memiliki imajinasi dan gambaran menangani sebuah proyek, ketrampilan ini tentu sangat dibutuhkan apabila kita menjadi seorang pemimpin, baik itu sekelas walikota, gubernur, atau bahkan presiden, dan memang, di Indonesia, sangat banyak contoh kongkretnya dimana seorang arsitek di mencalonkan diri menjadi pemimpin dan terpilih.

Baca Tugas Junior Arsitek

sebenarnya apa yang melatari arsitek-arsitek berpolitik, apakah karena uang? atau karena kekuasaan? atau ingin mencoba hal-hal baru?bosan jadi arsitek? karena arsitek yang maju di pilkada mayoritas sudah memiliki pekerjaan yang mapan dan ada yang basicnya sudah terkenal, ada yang basicnnya seorang pendidik di universitas ternama, ada yang basicnya pebisnis. Berikut beberapa profilnya.

a. Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

S1 ITB (Bandung) dan S-2 dari University of California, Berkeley, Ridwan Kamil Sempat Bekerja profesional sebagai arsitek di banyak firma di Amerika Serikat. Ridwan Kamil sempat memulai kariernya di Amerika sesaat setelah wisuda S-1, namun hanya bertahan selama empat bulan ia pun berhenti kerja dikarenakan krisis moneter yang melanda Indonesia waktu itu. Tidak pulang ke Indonesia, dia tetap bertahan di Amerika Serikat dan akhirnya mendapat beasiswa di University of California, Berkeley. Sambil mengambil S-2 di University Of California, Berkeley, tersebut Ridwan Kamil Part Time di Departemen Perencanaan Kota Berkeley. Tepat Pada Tahun 2002 Ridwan Kamil pulang ke Indonesia dan tahun 2004 mendirikan Urbane, Sesuai dengan pekerjaanya sebelumnya Perusahaan Rintisan Ridwan Kamil ini Merupakan Sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain.

Ridwan Kamil aktif menjabat sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia, Sekaligus Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung, serta Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong & San Francisco), dan SAA (Singapura).

Ridwan Kamil Sebagai Walikota bandung dengan jabatan (2013-2018) dapat dikatakan berhasil meneruskan kota yang terkenal karena industri kreatifnya tersebut, banyak open space yang dibuat ataupun di renovasi oleh Ridwan Kamil, Masjid raya Bandung, Taman Sejarah Bandung, Taman Jomblo, Taman Film, Taman Balai Kota, Taman Music Centrum.


Masjid Bandung Raya

Taman Sejarah Bandung

Taman Jomblo
Taman Film

B. Tri Rismaharini
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini menjabat sebagai Walikota Pada Tahun 2010-2020 ( 2 Periode ), wanita kelulusan ITS yang juga mantan dosen ini memulai karinya dari bawah, dimulai dengan menjadi dinas kebersihan dan pertamanan surabaya, semenjak ditanganya surabaya berubah menjadi lebih arsi dan indah. beberapa penghargaan juga di dapat olehnya meliputi 7 tahun beruntun semenjak 2011-2017 mendapat adipura kencana dalam kategori kota metropolitan serta serta adipura paripurna 2016.

Selain itu, kepemimpinan Risma juga membawa Surabaya jadi kota yang terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas keberhasilan pemkot dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkunganya. 

Pada Oktober 2013, dibawah kepemimpinannya surabaya juga mendapatkan penghargaan tingkat Asia-Pasifik yakni Future Government Awards 2013 di dua bidang sekaligus data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik, dengan adanya program ini, Reformasi Berdasar IT di Kota surabaya menyamai Pemrov DKI Sebagai Kota Jasa Dan Perdagangan.

Taman bungkul yang pernah dipugarnya mendapatkan penghargaan The 2013 Asian Townscape Award dari PBB sebagai taman terbaik se-Asia pada tahun 2013.

Februari 2014, Tri Rismaharini didaulat sebagai Mayor of the Month atau wali kota terbaik di dunia untuk bulan Februari 2014 berkat kesuksesanya selama menjadi pemimpin Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yang paling terintegrasi penataannya.

Desember 2014, Surabaya mendapatkan penghargaan internasional Future City versi FutureGov berkat Surabaya Single Window (SSW). Penghargaan ini diberikan untuk sistem pelayanan kemudahan izin investasi Kota Surabaya.

Baca Idealisme Arsitek Yang Penting Uang?

Risma juga dipuji karena keberaniannya dalam menutup kawasan lokalisasi terbesar di Asia Tenggara yakni Gang Dolly, serta Penanganan Cepatnya  dalam Menangani korban insiden AirAsia QZ8501.


Bungkul Park
Wonorejo Park
Buah Undaan Park
Apsari Park
Ekspresi Park
Mundu Park
Jayengrono Park


“seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan” 
Pramoedya ananta toer
Share:

Pageviews